RAKYAT NEWS, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, tengah berjibaku menangani bencana banjir dan longsor yang tengah melanda sejumlah daerah di Sulsel, khususnya di Kabupaten Luwu, yang menelan 14 korban jiwa dengan tingkat kerusakan yang paling parah. Namun, ditengah perjuangannya agar warga terdampak bencana bisa kembali hidup normal, ia diterpa isu pergantian sebagai Pj Gubernur Sulsel.

Isu pergantian Pj Gubernur Sulsel ramai beredar di group-group WhatsApp. Bahkan, ada yang menyebut jika Serah Terima Jabatan (Sertijab) akan dilakukan besok, Senin, 13 Mei 2024. Adapula yang menyebut Selasa, juga Rabu.

Rumor pergantian Bahtiar sebagai Pj Gubernur Sulsel ini bukanlah hal yang baru. Isu ini juga pernah berhembus pada Bulan Desember 2023, Januari dan Maret 2024 lalu.

Diketahui, sejak dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Jumat, 3 Mei 2024 lalu, Bahtiar fokus melakukan penanganan pascabencana di Kabupaten Wajo dan Luwu. Mengingat dalam peristiwa ini, 14 orang dinyatakan meninggal dunia, ribuan warga terdampak, ada yang kehilangan tempat tinggal, hingga kerusakan fasilitas publik.

Tak sampai disitu, 16 desa di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, harus terisolir akibat putusnya tiga jembatan penghubung menuju daerah tersebut akibat banjir dan longsor.

Untuk memastikan kondisi warga di 16 desa yang terisolir tersebut, Bahtiar menempuh jalur darat, melewati jembatan darurat yang dibuat di tengah derasnya arus sungai. Koordinasi terus dilakukan bersama Kapolda, Pangdam, juga BNPB, agar bantuan pangan dan kebutuhan lainnya bisa didistribusikan melalui jalur udara, sehingga warga di 16 desa yang terisolir tersebut tidak kelaparan.

Penanganan bencana yang dilakukan Bahtiar selalu Pj Gubernur Sulsel, mendapat apresiasi Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini. Ia mengungkapkan, bencana banjir dan longsor di Kabupaten Luwu merupakan yang terbesar, juga dengan medan yang sangat berat.