RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Makassar akan turut mengawasi kesehatan hewan kurban melalui Bidang Peternakan dan kesehatan Hewan. Hal itu akan berlangsung selama sepekan sebelum Idul Adha dan tiga hari pasca perayaan.

“Setiap tahun, kita melaksanakan pengawasan pada saat hari raya idul adha,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Mirdayanti kepada Rakyat News, Selasa (14/5/2024).

Hal ini dikerjakan bersama dengan sejumlah Pergutuan Tinggi (PT) yang memiliki kaitan pembelajaran pada kesehatan hewan melalui tim yang akan dibangun.

“Jadi tim kita dari bidang akan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi untuk melaksanakan pemeriksaan hewan yang layak untuk diqurbankan,” ujarnya.

Tidak hanya pengawasan, namun juga pengawasan lalu lintas ternak untuk memeriksa kesehatan hewan dari daerah yang akan masuk Kota Makassar.

“Akan ada kegiatan lalu lintas ternak, pengawasan juga akan dilaksanakan pada malam hari,” tegasnya.

Dua tahun sebelumnya, hewan ternak sempat dihantui oleh Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkit sapi. Namun, Mirdayanti mengungkap, kasus tersebut tidak ditemukan di Kota Makassar.

Untuk menunjang edukasi pengetahuan masyarakat, maka Dinas Perikanan dan Peternakan akan mengadakan sosialisasi kepada petugas masjid.

“Rencana itu akan dilaksanakan mungkin akhir Mei, tapi kita sosialisasikan kepada petugas-petugas yang ada di masjid,” jelasnya.

Adapun syarat untuk standart hewan ternak yang sehat, kata Mirdayanti, harus minimal berumur 2 tahun dan tidak cacat berdasarkan syariat Islam dan sehat.

 

Penulis: Dwiki