Lebih lanjut, Munafri menekankan pentingnya semangat Idulfitri dalam mempererat persatuan masyarakat Makassar.

“Idulfitri adalah sebuah kegembiraan setelah kita menjalankan ibadah Ramadan. Yang paling penting adalah konsolidasi kita semua warga Makassar untuk tidak ada lagi pengkotak-kotakan di dalamnya untuk membangun kota Makassar ini,” lanjutnya.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri, Pemkot Makassar telah melakukan persiapan sejak seminggu sebelumnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar, yaitu Andi Muhammad Yasir, sebelumnya menegaskan bahwa pengamanan dan fasilitas pendukung telah disiapkan dengan koordinasi bersama berbagai pihak terkait.

Satpol PP dikerahkan untuk menjaga ketertiban, sementara Dinas PU memastikan ketersediaan fasilitas pendukung. PLN menjamin tidak akan ada pemadaman listrik saat pelaksanaan salat, dan DLH bersama tim kebersihan kecamatan telah membersihkan lapangan dua hari sebelumnya.

Dishub Makassar juga menurunkan 150 personel untuk mengatur lalu lintas, dengan beberapa jalan utama seperti Jalan Kajaolalido, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, dan Jalan Jenderal Sudirman difungsikan sebagai area parkir.

Dengan kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini, Munafri berharap semangat kebersamaan dan persatuan tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun Makassar Mulia, sejalan dengan visi kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. (*)