RAKYAT.NEWS, MAKASSSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin beserta Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa mengadakan gelar griya atau open house Idulfitri 1446 Hijriah di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Walikota, Senin (31/3/2025).

Ini merupakan gelar griya pertama yang diselenggarakan oleh Munafri sejak menjabat sebagai Walikota Makassar. Acara ini menjadi momen istimewa untuk mempererat hubungan dengan berbagai kalangan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai undangan, termasuk pejabat dari Pemerintah Kota Makassar seperti Wakil Walikota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Pj Sekretaris Daerah Irwan Adnan, asisten dan staf ahli, kepala OPD, dan beberapa camat.

Turut hadir pula Konsul Jenderal Australia Todd Dias, serta Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Ohashi Koichi.

Selain itu, tokoh masyarakat, anggota Forkopimda, dan wakil dari berbagai agama juga ikut serta, mencerminkan semangat inklusivitas dan kerjasama dalam membangun Kota Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Munafri menegaskan bahwa gelar griya tersebut tidak hanya sekadar acara silaturahmi, tetapi juga langkah awal untuk memperkuat persatuan dan kerjasama di Kota Makassar.

Beliau berharap momen tersebut dapat meningkatkan sinergi antara warga dan pemerintah dalam memajukan kota menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Hari ini kita menerima berbagai kolega yang datang ke baruga ini, baik dari teman SKPD, tokoh masyarakat, forkopimda, forum lintas agama,” ujar Munafri saat diwawancarai di tengah-tengah acara.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya menghilangkan sekat-sekat yang dapat memecah belah masyarakat. Menurutnya, persatuan dan solidaritas yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan visi Kota Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan acara ini kita semua punya tekad kuat bersama bahwa tidak ada lagi partisi di tengah masyarakat yang membuat kita terpecah. Sekarang saatnya semua jadi satu sehingga dibutuhkan kekompakan, solidaritas yang kuat untuk membangun Makassar ke depan secara bersama-sama,” lanjutnya.

Sebelumnya, Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa melaksanakan Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi pada Senin pagi. Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 06.20 WITA dan disambut ribuan masyarakat yang antusias meski sempat diguyur hujan.

Salat Idulfitri di lokasi ikonik ini dipimpin oleh imam asal Yaman, Syekh Abdul Aziz Alareqi, dengan khotbah disampaikan oleh Ketua MUI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Najamuddin H. Abd. Safa.

Munafri menyampaikan harapannya agar perayaan Idulfitri menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menghilangkan sekat di tengah masyarakat.

Dia mengajak seluruh warga Makassar untuk bersatu dalam membangun kota dengan semangat kolaborasi dan inklusivitas.

“Idulfitri adalah sebuah kegembiraan setelah kita menjalankan ibadah Ramadan. Yang paling penting adalah konsolidasi kita semua warga Makassar untuk tidak ada lagi pengkotak-kotakan di dalamnya untuk membangun Kota Makassar ini,” tutupnya. (*).

YouTube player