RAKYAT.NEWS, Makassar – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegaskan bahwa tiap-tiap titik posko pengungsian banjir harus ada layanan kesehatan. Hal itu sebagai bentuk fasilitas layanan kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan Makassar, Kecamatan dan Kelurahan.

Danny meminta para OPD terkait fokus pada dampak banjir ini terutama kesehatan warga. Kepada OPD, Lurah-Camat, Danny Pomanto juga sudah menginstruksikan beberapa hal penting dalam hal siaga banjir, seperti menyediakan layanan kesehatan, satgas mengecek kondisi kinerja drainase, dan evakuasi warga.

“Dinas Sosial segera mempersiapkan semua hal yang sudah menjadi standar penanganan bencana banjir, Dinas Kesehatan untuk layanan kesehatan termasuk dipantau oleh lurah dan camat,” kata Danny dilansir dari laman resmi makassarkota.go.id, Rabu, 15 Februari 2023.

Bagi mereka yang membutuhkan bantuan evakuasi maka segera menghubungi 112 agar tim Damkar dan BPBD segera mengevakuasi. Kadis Kesehatan Makassar dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan, pihaknya sudah melayani kesehatan warga sekira 66 orang.

“Dengan rincian, batuk/flu 19 orang, gatal-gatal 13 orang, sakit badan 8 orang, demam 8 orang, maag 3 orang, stroke 1 orang, hipertensi 14 orang dan tertusuk paku 1 orang,” ungkap Nursaidah dalam keterangan yang sama.

Dia menjelaskan total jumlah pengungsi sekira 472 orang atau  295 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah bayi atau balita 84 orang, lansia 124 orang dan ibu hamil 4 orang. Lokasi posko banjir TGC Dinkes Makassar yakni, PKM Tamamaung terdiri atas Gereja Adhyaksa dan Masjid Darul Hikmah.

PKM Cendrawasih; Masjid Al Habibu, PKM Mamajang; Kantor Lurah Mamajang Dalam, PKM Kassi-kassi; Masjid Sultan Hasanuddin, Jalan Skarda IV dan Masjid Nurul Hikmah. Selain itu, PKM Bira; Masjid Nurul Dakwah, Jalan Mula Baru, PKM Jumbar; Masjid Al Kautsar Jalan IR Juanda.