Tinjau Lokasi PLTSa, Munafri Bakal Fasilitasi Dialog PT SUS dan Masyarakat untuk Cari Solusi
Dalam peninjauan tersebut, Munafri ingin memastikan bahwa proyek yang digadang-gadang sebagai solusi pengelolaan sampah kota benar-benar selaras dengan kepentingan dan rasa aman warga, bukan justru menimbulkan keresahan.
Ia menegaskan pembangunan harus berjalan seimbang antara kebutuhan kota dan hak masyarakat, serta tidak boleh dipaksakan tanpa komunikasi yang transparan.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin bahwa setiap kebijakan publik harus berpijak pada dialog, keterbukaan, dan kepentingan masyarakat luas, bukan semata-mata mengejar target pembangunan.
Munafri berharap dialog antara perusahaan dan warga menjadi ruang klarifikasi dan komunikasi yang konstruktif, sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai proyek PSEL dan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pemerintah.
“Nanti akan dibicarakan secara detail, karena saya juga harus mengambil keputusan. Lagi-lagi saya sampaikan, jangan sampai investasi justru mengganggu masyarakat, apalagi sampai merugikan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa hal paling penting dalam pelaksanaan proyek ini adalah memastikan masyarakat tidak terdampak, khususnya dari sisi kesehatan dan lingkungan. Menurutnya, aspek tersebut harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kondisi masyarakat tidak terdampak, terutama dampak-dampak kesehatan dan lingkungan. Ini yang nanti akan kita duduk bersama-sama,” kata Munafri.
Mantan Bos PSM Makassar itu juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak akan menerima jalannya proyek PSEL apabila belum ada kejelasan dan kesepakatan antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami tidak akan menerima jalannya proyek ini kalau belum clear antara masyarakat dan perusahaan, itu harus. Kalau tidak ada jalan keluar, ya apa boleh buat, lokasi ini akan pindah,” tegasnya.
Munafri menilai selama ini penjelasan terkait proyek dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak, baik perusahaan maupun masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan miskomunikasi. Oleh karena itu, ia berkomitmen mempertemukan kedua belah pihak dalam satu forum resmi.








Tinggalkan Balasan