Pemkot Makassar Tata PKL Bertahap, Relokasi Disiapkan Tanpa Matikan Ekonomi Warga
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) secara bertahap dan berkelanjutan di seluruh kecamatan hingga lorong-lorong.
Kebijakan ini ditegaskan bukan sekadar langkah penertiban, tetapi disertai solusi konkret bagi para pelaku usaha kecil agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonominya.
Penataan yang dilakukan tidak dimaknai sebagai penggusuran ataupun penghilangan mata pencaharian warga.
Sebaliknya, Pemkot Makassar menekankan pendekatan yang seimbang dengan menjaga ketertiban, kebersihan, serta fungsi ruang publik, sekaligus memastikan pelaku UMKM tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang.
Melalui skema relokasi ke titik-titik yang telah disiapkan, termasuk rencana pengembangan sentra UMKM dan area tematik, pemerintah kota berupaya menghadirkan wajah kota yang lebih tertata tanpa mengorbankan denyut ekonomi masyarakat kecil.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kebijakan penataan tersebut bukanlah upaya mematikan mata pencaharian warga, melainkan menciptakan keseimbangan antara ketertiban kota dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
“Penataan ini akan terus berlanjut di semua kecamatan. Perlahan, sedikit demi sedikit kita tata agar kota ini bersih,” ujar Munafri, Kamis (12/2/2026).
Mantan CEO PSM itu menjelaskan, proses penertiban yang dilakukan pemerintah bertujuan memastikan hak-hak publik tetap terjaga. Penataan difokuskan pada lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar, drainase, badan jalan, maupun di depan bangunan yang mengganggu fungsi ruang publik.
“Artinya, kita tata ini lapak yang berdiri di atas trotoar atau di atas drainase, di pinggir jalan, dan depan bangunan. Proses yang kami lakukan ini bukan untuk mematikan kehidupan ekonomi mereka,” katanya.
“Kami lakukan penataan untuk memastikan supaya hak-hak orang lain juga tetap bisa terjaga. Hak-hak pejalan kaki di pedestrian, bagaimana kita membersihkan saluran-saluran yang ada, dan sebagainya,” lanjut politisi Partai Golkar tersebut.








Tinggalkan Balasan