Tinjau Jembatan Kaccia, Munafri Siapkan Rp1,04 Miliar untuk Perbaikan
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Menjawab keluhan warga yang telah disampaikan selama bertahun-tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memprioritaskan pembangunan Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan keselamatan warga.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turun meninjau kondisi Jembatan Kaccia, Kamis (5/2/2026).
Peninjauan dilakukan di tengah cuaca hujan, menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir.
Peninjauan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi jembatan penghubung antara RW 06 dan RW 09 di Kelurahan Barombong.
Jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama warga, termasuk anak-anak sekolah, namun kondisinya dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, serta Camat Tamalate, Munafri melihat langsung kondisi jembatan kayu yang telah lapuk.
Bahkan, Munafri tampak berjalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi jembatan dan dengan sangat hati-hati meniti jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter untuk menyeberang.
Pada kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa peninjauan langsung dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Peninjauan ini, kami lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” tutur Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.
Munafri menyampaikan bahwa jembatan tersebut setiap hari dilalui warga, khususnya anak-anak sekolah yang menuju SMA Negeri 20 Makassar.
Kondisi jembatan yang telah lapuk dinilai sangat berisiko, terutama saat hujan dan debit air sungai meningkat.
“Ini adalah jembatan yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan warga. Kondisinya sudah sangat tidak layak, sehingga harus segera ditangani perbaikan,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Kaccia telah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu dan ditetapkan sebagai prioritas untuk dikerjakan pada tahun ini.
“Anggaran jembatan ini sudah masuk dalam perencanaan sejak tahun lalu dan insya Allah tahun ini akan segera dikerjakan,” tambah Munafri Arifuddin.
Di sekitar lokasi jembatan terdapat permukiman warga dan jalur penting bagi aktivitas masyarakat.
Kawasan tersebut berada di ujung Kelurahan Barombong, berbatasan dengan wilayah Kejenjeng dan Kanjilo, serta berdekatan langsung dengan Kabupaten Gowa yang dipisahkan oleh aliran sungai.
Kondisi tersebut menjadikan Jembatan Kaccia sebagai akses vital yang harus segera ditangani.
Selain meninjau jembatan, Munafri juga memperhatikan kondisi infrastruktur di sekitar lokasi.
Ia mencatat masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan, termasuk kawasan bantaran sungai yang perlu ditata secara berkelanjutan demi keselamatan warga.
Munafri juga menekankan pentingnya penerangan jalan umum di kawasan tersebut. Menurutnya, keberadaan lampu jalan menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan rasa aman, terutama pada malam hari.
“Selain jembatan, kita juga memperhatikan kondisi jalan, bantaran sungai, dan penerangan jalan. Ini semua akan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, sekaligus upaya percepatan pembangunan di wilayah pinggiran.
“Kami hadir melayani warga, jadi ini bentuk perhatian Pemerintah percepatan pembangunan di lokasi ini. Sehingga hari ini kita turun bersama Kadis PU, Pak Camat untuk melihat langsung apa saja yang perlu segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, memastikan bahwa pembangunan Jembatan Kaccia akan segera direalisasikan sesuai perencanaan.
Ia mengungkapkan bahwa pagu anggaran pembangunan jembatan tersebut telah disiapkan sebesar Rp1.040.430.000 atau sekitar Rp1,04 miliar.
“Anggaran sudah kami siapkan. Dengan pagu tersebut, pekerjaan fisik direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat,” ujar Zuhaelsi.
Saat ini, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum tengah menyiapkan tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen pengadaan. Seluruh dokumen teknis dan perencanaan konstruksi akan segera dimasukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Paling lambat akhir bulan ini dokumen pengadaan sudah kami masukkan ke ULP. Setelah itu, proses lelang berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Zuhaelsi menargetkan, apabila seluruh tahapan berjalan lancar, pengerjaan fisik pembangunan Jembatan Kaccia akan dimulai pada Maret 2026.
“Target kami, bulan Maret sudah mulai pembangunan. Jadi Maret sudah masuk tahap pekerjaan konstruksi di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Kaccia menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan konektivitas wilayah, menjamin keselamatan pengguna, serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat di Kelurahan Barombong dan sekitarnya.
“Sesuai arahan bapak Wali Kota agar Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar memastikan proses pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (*)








Tinggalkan Balasan