Setahun MULIA: 105 Ruas Jalan Tuntas dan 95 Ruas Disiapkan di 2026
Namun, rencana pekerjaan di Pulau Langkai tersebut belum dapat terlaksana karena tidak ada penyedia jasa yang lolos evaluasi.
Selain penanganan jalan, Dinas PU juga menyiapkan sejumlah program strategis pada 2026 dengan pagu anggaran signifikan.
Pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa Antang dialokasikan anggaran Rp10.631.400.000 dan saat ini dalam tahap persiapan dokumen mini kompetisi.
“Selain itu, penataan pedestrian di dua ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp12.659.472.000 guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelasnya.
Pada sub kegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52.387.165.500 yang mencakup pekerjaan fisik pembangunan jalan, hibah satu ruas jalan aspal, serta pekerjaan paving di 118 ruas jalan lingkungan di 13 kecamatan.
Sementara itu, sub kegiatan rehabilitasi jalan dialokasikan anggaran Rp75.485.049.200 untuk 95 ruas jalan aspal.
Sebanyak 31 ruas saat ini dalam tahap persiapan dokumen mini kompetisi, sedangkan sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED).
Adapun sub kegiatan konstruksi jalan dialokasikan Rp34.368.385.800 untuk 24 ruas jalan yang saat ini masih menunggu penyelesaian dokumen DED perencanaan. Kecamatan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah konstruksi terbanyak, yakni 12 ruas.
Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga mengalokasikan Rp4.912.204.600 untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua jembatan memasuki tahap persiapan tender, sementara dua lainnya dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.
Zuhaelsi menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan kota yang lebih tertata dan memiliki konektivitas yang semakin baik.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tukasnya. (*)








Tinggalkan Balasan