Makassar Jadi Etalase Toleransi, PKUB Targetkan Indonesia Rujukan Kerukunan Global
“Makassar adalah rumah untuk semua. Kegiatan ini mempererat persaudaraan lintas etnis, agama, dan tradisi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Ali Yafid, menyebut peluncuran 10 Kelurahan Sadar Kerukunan sebagai langkah progresif daerah dalam memperkuat harmoni sosial.
“Ini bukti nyata komitmen Makassar menjaga toleransi dan kerja sama lintas agama. Sulawesi Selatan bahkan mencatat indeks kerukunan di atas rata-rata nasional,” ungkapnya.
Di tengah dinamika global yang diwarnai polarisasi dan konflik identitas, PKUB menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa.
“Tidak ada Superman, yang ada Super Team. Indonesia kuat karena kolaborasi,” tutup Gus Adib.
Dengan langkah ini, Makassar tidak hanya menjadi tuan rumah perayaan budaya, tetapi juga panggung strategis yang menunjukkan kepada dunia bahwa toleransi di Indonesia bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata di tengah masyarakat. (*)








Tinggalkan Balasan