Pemkot Makassar Bongkar 16 Lapak di Datu Museng, Trotoar Kembali Difungsikan
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menata ruang kota agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di atas trotoar dan badan jalan di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.
Penertiban dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Rabu (4/2/2026), dengan menyasar PKL di sepanjang Jalan Maipa dan Jalan Datu Museng, Kota Makassar.
Camat Ujung Pandang, Andi Husni, mengatakan penertiban ini merupakan bagian dari upaya pengembalian fungsi ruang publik, khususnya trotoar, yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki.
“Penataan ini kami lakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi ruang publik, khususnya trotoar, agar dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh pejalan kaki,” ujar Andi Husni di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan penertiban berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan menjalankan tugas secara humanis, sementara para pedagang menunjukkan sikap kooperatif dan mendukung jalannya penataan.
Situasi tersebut, menurutnya, mencerminkan adanya kesadaran bersama akan pentingnya ketertiban dan kenyamanan kota.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, yang menekankan kehadiran pemerintah secara langsung dalam penataan ruang kota.
“Penataan kota bukan sekadar penegakan aturan, tetapi bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang inklusif, tertata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” kata Andi Husni.
Ia berharap ke depan semakin banyak ruang publik, khususnya trotoar, dapat difungsikan sesuai peruntukannya, tidak hanya ramah bagi pejalan kaki, tetapi juga bagi penyandang disabilitas.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Makassar terus melangkah menjadi kota yang tertib dan humanis,” harapnya.








Tinggalkan Balasan