Selain itu, tim juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti fasilitas toilet, tempat ibadah, layanan kesehatan, area parkir, hingga sistem pengawasan seperti CCTV.

Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Herry Rachmat Widjaja, menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya Kementerian Pariwisata dalam memastikan kesiapan destinasi wisata di berbagai daerah.

“Pemantauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pengelola destinasi dan simpul transportasi dalam menghadapi lonjakan wisatawan pada periode libur Lebaran. Diharapkan seluruh destinasi dapat memberikan pelayanan yang optimal sehingga wisatawan dapat berkunjung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan tahap awal, yang akan dilanjutkan dengan pemantauan lanjutan pada saat momentum libur Lebaran dan periode pascalebaran.

Hasil pemantauan dari berbagai daerah tersebut nantinya akan dihimpun oleh Kementerian Pariwisata sebagai bahan laporan nasional terkait kondisi dan kesiapan destinasi wisata selama periode libur Lebaran.

“Data dan informasi yang diperoleh dari kegiatan pemantauan ini akan menjadi bagian dari laporan Kementerian Pariwisata kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Presiden, sebagai bahan evaluasi dalam pengelolaan sektor pariwisata pada masa libur nasional,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan destinasi pariwisata di Sulawesi Selatan dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata selama periode libur Lebaran.

YouTube player